Pertanyaan: Assalamualaikum. Mau tanya soal muamalah lagi. Saat ini, produsen sedang jual buku paket perpustakaan yang harganya lumayan mahal. Kami berencana melakukan penjualan dengan sistem kredit di mana kami membeli tunai ke produsen untuk kemudian kami jual secara cicil kepada pembeli. Apakah boleh kalau kami minta calon pembeli untuk membayar dp dulu, baru kami beli tunai buku ke penerbit, setelah itu baru buku kami serahkan ke pembeli untuk kemudian pembeli melakukan pencicilan. Saya takut masuk kategori menjual barang yang bukan miliknya. Tambahan: Kami kasih ketentuan bahwa pembeli bisa membatalkan pembelian selama belum menerima buku dari kami. Tujuan kami minta dp hanya untuk memastikan keseriusan pembeli.

Jawab:

Wa ‘alaikumus-salam wa rahmatullah wa barakatuh.

Pertama, transaksi ini bukan termasuk menjual barang yang belum dimiliki. Sebagaimana telah diketahui, menjual barang yang tidak kita miliki itu haram.

Dari Hakim ibn Hizam radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لا تبع ما ليس عندك.

“Janganlah kalian menjual apa yang tidak kalian miliki.” [Hadits shahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud, at-Tirmidziy, an-Nasa’iy, dan Ibn Majah.]

Akan tetapi, yang dilarang di sini adalah jika barang yang hendak dijual tersebut adalah barang tertentu secara mu’ayyan. Misalnya, jika kita hendak menjual mobil milik Muhammad kepada Hasan, padahal kita masih belum membeli mobil tersebut dari Muhammad, maka ini adalah bentuk menjual barang yang tidak/belum kita miliki. Hukum transaksi ini adalah haram karena tidak ada jaminan bahwa kita bisa menyerahkan mobil tersebut kepada Hasan ketika waktu serah terima yang dijanjikan telah tiba.

Adapun pada kasus penanya, maka menjual buku milik penerbit tertentu bukanlah menjual barang yang belum kita miliki. Sebab yang kita janjikan kepada pembeli adalah karakteristik barang tersebut, bukan barang tertentu secara mu’ayyan. Misalnya, yang kita janjikan kepada pembeli adalah buku paket matematika untuk kelas 3 SMP terbitan penerbit tertentu sejumlah sekian dan sekian, bukan buku paket matematika untuk kelas 3 SMP milik si Ahmad padahal kita belum membeli buku tersebut dari si Ahmad. Kasus pertama dikenal dengan nama transaksi salam/salaf dan hukumnya boleh, sedangkan kasus kedua adalah menjual barang yang belum kita miliki dan hukumnya haram.

Transaksi salam pada hakikatnya adalah kita berutang kepada pembeli. Ketika pembeli memberikan uang kepada kita untuk mencarikan buku paket matematika untuk kelas 3 SMP terbitan penerbit tertentu, maka pada saat itu kita berutang kepadanya. Wajib bagi kita untuk memberikan buku dengan karakteristik sesuai yang ia minta tersebut pada waktu yang dijanjikan.

Maka, agar transaksi salam ini sah, tidak boleh bagi pembeli untuk membayar uang muka atau DP, menurut pendapat yang kami nilai paling kuat dan ini adalah pendapat jumhur ulama’ dari kalangan Hanafiyyah, Syafi’iyyah, dan Hanabilah. Sebab jika pembeli membayar sebagian harganya saja kepada kita (yaitu, uang muka atau DP), maka ini pada hakikatnya adalah jual beli utang dengan utang. Dia berutang kepada kita (untuk membayar sisa harganya) dan kita juga berutang kepadanya (untuk memberikan barang sesuai yang dia minta). Dan jual beli utang dengan utang adalah transaksi yang haram.

Oleh karena itu, jika kita hendak melakukan transaksi dengan metode jual beli salam ini, maka kita harus mewajibkan pembeli untuk membayar harganya secara utuh terlebih dahulu, baru kita mencarikan barang dengan karakteristik sesuai yang diinginkan oleh pembeli tersebut.

Wallahu a’lamu bish-shawab.

Abu Umar Andy Latief

Posted by Andy Latief

Kami adalah mahasiswa doktoral di Theoretical Physics Group, School of Physics and Astronomy, University of Birmingham, UK. Sebelumnya, kami pernah belajar di Departemen Fisika, Universitas Indonesia (jenjang S1), Department of Physics, University of Maryland College Park, US (jenjang S2), dan sebagai mustami’ di Ma’had Al-‘Ilmi, Yogyakarta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.